i didn’t deserve that chair

12 07 2008

i just want to share a simple story that i’ve just been through few days ago.. the time had pointed 5 o’clock in the evening, just right in time for all the workers outside there to go home, yeah their lovely place.. i was still waiting for the bus to come, or running for the bus exactly, because i saw that bus had been so far all the way , and ready to depart soon..

i got the bus and quickly jumped into to get at least a place to sit.. the first time, i didn’t find a seat actually, but found one at last at the very back seat of the bus.. the bus was ready to launch and the situation inside it was getting more and more crowded,, i finally relieved that i had found a lively spot there, got my earphone out, and ready to go..

but there was something that came to me, to my mind.. there was a fight, a real fight in my heart because there were an old man in his late 60’s i thought and young mother with her 6 year old son didn’t have their time to catch the bus earlier so they couldn’t find any seat left..

it took me some time to think just to make decision either giving the old man my set or pretending that i didn’t know anything at all, which is very pathetic and shameful.. yeah, i admitted for that time i was a pathetic one as one of young man had stood up for giving an old man his seat,, and it didn’t took so long for another brave young man giving his to the young mother..

i thought that i was left alone in the bunch of loser, weak young men, an apathetic one, oh so disgraceful.. i couldn’t defeat bad side of my mind which felt that i had deserved this seat because i had run and jumped for it..

i didn’t enjoy hearing my ipod like i used to be, mumbling along with my ‘going home theme’ song, latest album from SORE.. i was wondering their song ‘Apatis Ria’ but in so different ways.. the two young men there might not be remember about what they had done but in the other side, this will be such a bad memory and a great lesson for me instead..

i recently agreed with a great friend that once said that my empathy level was not good enough, and i realized that might be true.. you can get lessons anywhere from anyone, so i will take it as a lesson and hope after that day, there’s something i can hold onto.

a person is still a human who has bad side of mind, but the good one can control it,

and a brave man could admit his mistake and devote himself not to repeat it, at last be a better person.

cheeriio!





education is an investment

24 06 2008

some people might say that if we are living human that we have to go to school or in the other word that school makes us live, or school is just a mandatory step that if we skip it, we will be a shame of our family and our parents will mad at us, going school just for get a graduation certificate, even schooling is not the choice of life instead of working and making money.

but for me, we are actually investing our life through an education. i admit that i once said that high school is not really useful but for making friends and having fun, i was considering this thought after the last year of school and at that time i am intending to continue my education in a noble university but i really had much fun time studying in a course instead of school,, wow, poor me

investing something doesn’t have a limit, so if you still have enough resources and ability, and the most important thing is desire, you can still invest more and more in your life account.

with this consideration, i have a desire to enlarge my investment by planning on taking bachelor degree. actually, i hope i won’t be a burden to my parents to fulfill this desire but to accomplish it with my own ability on scholarship.

sometimes when you are so boring with exact science or other technical knowledge, in my opinion, you can relax it with something more common or i can say it’s more social. this social knowledge will neutralize your brain with something more rational and applicable.

what i am trying to say on previous paragraph is to continue my education with bachelor degree majoring business and management or anything related on that. of course, honestly my desire is making it real and the other hand i hope i can make another dream of mine become a real too, going to LONDON, well that’s the truth, i don’t mind if you will be laughing really.

desire and desperation had pushed my around recently with some imaginary things that always come no matter where i am, and as a dreamer, i allowed all that unreal image dancing in my mind, sometimes calling me to get there, i simply enjoyed it like it was happened, then prayed for this to be happened the other day,

if we talk about education we can say that an educated person will be likely to have maturity of thoughts and social tolerance. what i can say about this is that a person who has had a better education and higher understandings about how we live and how we act, has more ’social life heart’ of course means caring about environment and other people.

well, the day before today i saw the 80 years old man who brought a huge pack and picked the bottles that i had just thrown away to the bin. suddenly i felt someone knocked my heart to do something for that old man. i reached my pocket and gave him five thousands. for me it’s nothing but for that old man, that amount of money is more than a lot..

the old man replied with smile and some pray, for me that smile is more beautiful than a blossom flower in the middle of summer.. that’s how i describe something with analogy, but i really mean it.

as far as i know, that how an educated person acts in the environment and treats others,, i am not a perfect person and i will not be, but giving another people what we know is always interesting..

nobody is perfect and there is no good to be perfect, but the most important thing is about being useful.

that’s it all the story in my understanding about education and life a little bit.

just be happy to share something good

cheeerio!!





dreaming of NGO expatriate

20 06 2008

pemikiran tentang masa depan itu memang penting, tapi menurut saya, yang lebih penting lagi bagaimana pemikiran itu dapat nantinya dijadikan sebuah perencanaan yang matang di masa datang, sehingga diharapkan tentunya kita dapat hidup seperti yang kita inginkan..

memiliki hidup yang kita inginkan sama sekali bukan perkara mudah, oleh karena itu hidup yang saya inginkan bukanlah hidup kaya raya dengan beberapa rumah mewah dan sedan kelas atas,,

pembicaraan dengan kakak waktu itu memang berjalan sangat singkat, hanya beberapa menit mungkin saat perjalan kami ke arah kantor saya dan kuliah dia,, tapi buat saya, pembicaraan 10 menit itu dapat mempengaruhi hidup saya 5 atau bahkan 10 tahun ke depan.. lantas apa yang sebenarnya
kami bicarakan??

kami membicarakan sebuah prospek masa depan,, hah apakah sebesar itu? ya, saya tidak bisa berkata kata lain selain itu dan hal ini memang sebesar itu bahkan lebih besar dan menentukan..

sekarang saya sedang menjalani internship di sebuah perusahaan otomotif terbesar di dunia, kemudian apakah hal ini membuat saya puas atau yang lebih penting, inikah yang saya inginkan?? jujur, dalam hati kecil saya menolak untuk terlalu cepat menentukan bahwa seperti inilah hidup yang saya inginkan di masa depan,,

bukan karena tidak bersyukur diterima di perusahaan ini, tapi ini lebih kepada sense of life atau mungkin tujuan hidup saya ini untuk apa sebenarnya..

ketika kita membicarakan prospek masa depan, tentu salah satu hal penting yang terlintas di pikiran kita adalah sebuah pekerjaan yang menjamin kehidupan kita kelak, nah inilah yang sebenarnya kami bicarakan..

saya dan kakak kurang lebih memiliki pemikiran yang hampir sama tentang sesuatu,, oleh karena itu sangat nyambung berbicara dengannya apalagi bicara tentang suatu hal yang maha penting, prospek masa depan tadi itu..

lets go to the main point,, singkatnya, dia membicarakan tentang bekerja di sebuah organisasi sosial non pemerintah yang berada di bawah PBB, NGO namanya, kependekan dari Non Government Organization,, lalu apa istimewa-nya NGO ini yang membuat saya begitu memikirkan hal ini dan seperti menjadi keinginan yang begitu kuat untuk bergabung..

NGO adalah organisasi non profit yang bekerja untuk kepentingan sosial di dunia,, jadi motivasi saya hanya untuk kepentingan sosial? itu memang salah satunya, tapi kita tidak perlu munafik untuk mengatakan bahwa kita butuh materi yang cukup untuk bisa hidup layak untuk mencapai hidup yang kita inginkan tadi..
dan NGO benar2 menawarkan kedua opsi tersebut sekaligus..

di beberapa tulisan saya sebelumnya, saya pernah berkata bahwa arti hidup itu adalah ketika kita bermanfaat bagi orang lain bukan ketika kita mencapai suatu obsesi, ambisi, dan kejayaan pribadi..
maka dari itu, saya ingin memberikan sesuatu yang saya bisa untuk orang lain, walaupun itu tidak langsung berefek langsung kepada seseorang atau kumpulan masyarakat seperti dokter misalnya,,

walaupun akhirnya saya dikirimkan ke suatu negara konflik yang sedang perang atau bahkan wilayah dimana sebagian besar orangnya kelaparan, saya masih berniat berkomitmen dengan pilihan saya ini..

dari judul tulisan ini saja, memang bergabung dengan NGO sudah menjadi prioritas pertama sejauh ini, karena pada dasarnya saya sangat yakin akan prospek pekerjaan ini dan mudah mudahan dapat memberikan sebuah arti hidup yang lebih baik sekaligus kepuasan yang tidak dapat dibayar dengan uang berapa pun..

ekspatriat itu sendiri berarti pekerja yang menjelajah bagian dunia lain yang mungkin tidak pernah terpikir sebelumnya tentunya dengan tujuan untuk sosial seperti yang telah diceritakan sebelumnya dalam tulisan ini..

tapi siapa yang tahu masa depan, toh kita hanya bisa menjalaninya tahap demi tahapnya,,
saya pribadi selalu berharap bahwa jangan pernah ada penyesalan dengan hidup ini karena sebenarnya hidup ini terlalu cepat untuk disesali dan terlalu lambat untuk dijalani,,

hidup lah yang sebenarnya memiliki nyawa,

so just living your life

 





are we become much less intellect ??

10 05 2008

kalau saja ada survey ke hampir seluruh kalangan masyarakat sosial di negara ini saat ini juga tentang isu sosial apa yang kini sedang marak dibahas belakangan ini atau katakan saja, apa yang sedang dipikirkan dalam beberapa waktu ke depan,, maka, saya yakin lebih dari 80% atau mungkin 90% menjawab rencana pemerintah menaikkan harga BBM dalam negeri..

tentu saja rencana ini menghadapi reaksi keras dari masyarakat khususnya mahasiswa, yang dikenal sebagai orang intelektual dan calon pemimpin bangsa.. selanjutnya mungkin ada pertanyaan, apakah kebijakan ini beralasan?? jika melihat fakta di lapangan dan kenyataan pahit yang sedang menghantam perekonomian dunia, saya bisa bilang bahwa kebijakan ini beralasan..

apakah itu berarti saya setuju dengan kebijakan menaikkan BBM? saya tidak bilang eksplisit bukan? oke, awal mula kebijakan ini adalah melonjaknya harga minyak dunia hingga menembus rekor fantastis 125 dolar per barel.. tentunya, fakta ini membuat perekonomian dan stabilitas harga dalam negeri menjadi kocar kacir..

APBN kita terancam hancur karena hampir setengah APBN kita atau sekitar 230 trilliun rupiah terkonsentrasi HANYA untuk subsidi BBM dalam negeri.. lantas mau dikemanakan anggaran pendidikan, kesehatan, sosial, atau hankam? apakah rakyat rela jika alokasi biaya pemerintah untuk sektor sektor paling riil dan menentukan itu dipotong, saya yakin pasti akan ada unjuk rasa besar besaran lagi untuk mengurangi biaya pendidikan, menggratiskan fasilitas kesehatan, bla bla bla..

sebenarnya yang saya soroti disini sesuai dengan judul tulisan saya kali ini adalah unjuk rasa mahasiswa yang kian hari kian anarkis.. apakah masalah dapat selesai jika kita berunjuk rasa menyeret babi, membakar ban di jalan, berkelahi dengan polisi, atau cara-cara lain yang tidak tahu malu??

apakah mahasiswa kita semakin tidak intelek dengan hanya turun ke jalan melakukan unjuk rasa secara anarkis yang tadi saya bilang TANPA MEMBERIKAN SOLUSI..?? mudah sekali untuk menentang kebijakan pemerintah dengan unjuk rasa tapi kemudian membuat pemerintah berpikir kembali untuk mencari solusi alternatif lain..

bukankah sebaiknya mahasiswa sebagai individu intelektual tidak hanya mengandalkan emosi tapi juga akal pikir mereka untuk memberikan solusi? intelektual menurut saya adalah kritis dan berpikir.. tapi yang terjadi sekarang justru hanya kritis yang dipegang tanpa berpikir,, yah beginilah nasib negara kita, bilamana para pemikir pemikir muda enggan untuk berpikir..

cara paling mudah untuk memberikan solusi adalah mengambil ide orang lain,, ya, media-media dengan jelas membeberkan beberapa alternatif solusi yang bisa diambil pemerintah selain menaikkan harga BBM,, apakah sulit jika para pengunjuk rasa itu berunding, menyamakan pikiran, dan memilih solusi mana yang mereka setujui,, sulitkah?? saya rasa tidak..

jika memang malas untuk berpikir, lebih baik diam saja, ikut saja kebijakan pemerintah, seperti langkah yang diambil institusi tempat saya mengembangkan diri ini.. entah karena para mahasiswanya pura-pura tidak tahu, pura-pura bodoh, atau malah yang lebih parah, tidak perduli.. tanpa bermaksud menyinggung siapa pun, tapi inilah realita yang ada di sebuah institusi terbaik bangsa yang seharusnya bisa memberikan solusi bagi bangsa ini keluar dari permasalahannya..

lagi-lagi saya bertanya, dimanakah intelektualitas kita?

oke, cherrio!!





i’m holding two crystal vases..

8 05 2008

hmm sulit untuk memulai dari mana cerita ini,, judulnya pun diambil dari perkataan seorang sahabat yang sangat mengerti arti kalimat tersebut.. ya, saya sekarang sedang memegang dua vas kristal, anggap saja satu dari iran dan satu dari eropa.. hah, dari mana ungkapan itu datang, seorang sahabat itu tahu persis, sedangkan saya masih membayangkannya di awang-awang..

vas kristal itu tentunya sangat berharga, berbeda dengan vas lain kebanyakan.. dan pahitnya, itu bisa pecah kapan saja kapan pun saya lengah memegangnya, atau mungkin melepaskannya salah satu dengan perasaan entah apa, mungkin berat atau melegakan di satu sisi..

filosofi dari hal ini mungkin adalah jangan menjadi orang yang oportunis yang ingin memiliki kedua vas berharga itu atau di satu sisi anti oportunis dengan melepaskan satu vas berharga kita begitu saja padahal kita sangat, katakan saja, menyayangi vas itu,, nah, jadi bingung kan? tapi memang situasi ini bisa dipandang dari dua sisi yang sangat bertolak belakang..

menjadi orang yang memilih, memang sangat tidak mudah,, coba jika kita ada dalam situasi seperti ini, dimana sulitnya untuk menentukan pilihan.. pada akhirnya memang ada sebuah tujuan akhir untuk memiliki sebuah vas kristal itu untuk dijaga seterusnya.. nah, masalahnya, apa mudah memilih yang mana yang akan kita tinggalkan,,

pertanyaan selanjutnya adalah jika kita telah memilih sebuah vas, bagaimana caranya meletakkan vas yang lain.. karena kita memegang vas yang kedua-duanya cukup besar dan butuh usaha yang cukup besar untuk memegang keduanya di depan dada kita.. intinya tidak mudah meninggalkan sebuah vas tersebut..

apakah kita akan melepaskannya begitu saja dan merelakannya untuk pecah berkeping-keping,, nah disinilah dibutuhkan pemikiran masak masak dan dewasa.. pelik sih, tapi itulah, bukankah manusia hidup untuk membuat keputusan,,

sebagian orang mungkin berpikir kita tidak akan mungkin mengalami situasi hidup seperti ini,, yah, kembali kepada filosofi hidup yang kadang mengejutkan dan tak tertebak, kita harus siap menghadapi semua kondisi yang mungkin terjadi..

well, cheerio!!





well, this is out of ordinary, really..

4 05 2008

blog ini memang hampir membeku, sedikit lagi mengeras karena tak tersentuh,, gw sendiri punya kewajiban moral setidaknya untuk diri gw sendiri buat mencairkan kembali mood itu, ide itu, inspirasi itu, untuk dituangkan kembali dalam rentetan kata acak yang diharapkan bermakna..

cerita ini semakin mengukuhkan persepsi, asumsi, dan pemikiran gw sebelumnya tentang sebuah band yang membawa perubahan, SORE, dalam tulisan beberapa waktu lalu.. mungkin jika ingin diungkapkan alasan lain mengapa menulis tentang hal ini, karena jujur, gw butuh sesuatu yang menjadi bukti atau setidaknya dapat dibaca di masa depan bahwa gw pernah mendatangi sebuah konser sensasional dari salah satu band terbaik sepanjang masa di negara ini..

walaupun itu berarti gw melewatkan momen bersama keluarga yang tengah merayakan hari ulang tahun anak bungsu keluarga kami, mudah2an gw tidak menyesal,, masih ada lain waktu untuk sebuah perayaan, apalagi hanya ulang tahun, yang kalo dinilai secara filosofis, maka umur kita terus berkurang.. tapi untuk sebuah acara band ini, sepertinya tidak ada waktu lain, kemarin adalah waktu yang tepat dan mungkin tidak akan terulang acara seperti ini lagi dalam beberapa waktu ke depan..

konser SORE di opulence dago malam itu dibuka oleh sebuah band indie ’shoegaze’, CASCADE, yang menurut persepsi gw pribadi, mirip pure saturday.. dan tentu saja, walaupun sebagian orang di kafe itu tidak begitu mengapresiasi mereka,, di pikiran gw, mereka dapat menjadi the next pure, jika terorganisir dengan baik tentunya dibumbui keberuntungan..

SORE malam itu tampil dengan pakaian rapi serba hitam, kecuali BEMBYGUSTI, sang drummer, dengan kemeja merah dan ves hitam yang terlihat tampil stylist sekali malam itu.. AWAN GARNIDA seperti biasa dengan jas dan kupluk hitamnya, ditambah kaca mata hitam cukup memperlihatkan dia mempersiapkan diri dengan maksimal..

REZA, ADE PALOH, MONDO, sepakat untuk mengenakan kemeja hitam dengan style mereka masing-masing.. MONDO tampak seperti profesor malam itu seperti kata awan, degan kacamata hitam khas cuomo,,

non stop lagu dari album barunya PORTS OF LIMA dimainkan mulai dari Bogor Biru hingga Apatis Ria, lengkap dengan atribut additional player untuk flute dan saxophone yang tak kalah memukau, mereka memang memegang malam itu dengan sangat baik..

untuk gw sendiri, ini ke-2 kalinya gw nonton dengan duduk di sofa di depan panggung dengan segelas fruit punch setelah sebelumnya konser white shoes.. dan ini benar-benar termasuk sebuah konser yang bakal teringat seumur hidup..

di tengah sesi, awan menghadirkan tamu istimewa malam itu, anggota the TIELMAN BROTHERS,, maaf, gw lupa nama “seorang bapak yang tidak nampak tuanya namun tidak bisa membohongi umur tetapi memainkan dua lagu rock n rool dengan sangat brilian”,, gw sendiri sampai tidak yakin apakah dia sudah berumur 60-70 tahunan,, ah, dia masih bisa seperti ELVIS yang cuma gw liat di TV dengan aksi panggung yang out of ordinary..

setelah membawakan semua lagu dari PORTS OF LIMA, SORE membawakan encore dengan No Fruits for Today dan Pergi Tanpa Pesan, yang membawa penonton untuk sing a long dengan mereka.. konser brilian itu pun berakhir, terlalu cepat gw pikir, kalau memang ingin egois, gw ingin mereka menyanyikan semua lagu centralismo-nya juga,,

konser itu memang berakhir, tapi hanya untuk sebagian orang,, buat gw sendiri, ini adalah kesempatan untuk mendapatkan tanda tangan mereka,, gw memang merencanakan untuk membeli CD mereka di konser ini, siapa tahu dapat diskon atau mungkin bonus, tapi hal itu tidak terjadi.. tapi ada hikmah yang lebih besar daripada sekedar bonus, ya, gw bisa langsung mendatangi artist room mereka untuk meminta tanda tangan dan foto bersama..

kalau saja gw membeli CD itu satu minggu sebelumnya, belum tentu gw bakal ingat membawa CD itu ke venue,, singkat kata, gw memberanikan diri mendatangi personel SORE satu per satu untuk meminta autograph mereka dan sekedar meminta foto bareng,, gw telah mendapatkan 4 tanda tangan mereka minus BEMBY..

sebenarnya hampir putus asa karena dia tidak juga kunjung muncul di ruangan itu, hampir saja langsung pulang,, untungnya, teman nonton konser gw, ikhson, bilang sayang banget, tunggu aja.. ya, akhirnya, setelah sampai di luar kafe, gw balik lagi masuk ke dalam.. dan untung saja, gw langsung bertemu BEMBY tanpa pikir panjang meminta dia menuliskan sesuatu untuk gw di CD itu..

yeeah! lengkap semua, lega rasanya.. perasaan yang ‘unspoken’, terlalu estatik.. mungkin berlebihan, tapi menurut gw proporsional.. semoga saja masih ada kesempatan untuk menyaksikan penampilan ke 5 orang jenius ini kembali..

cheerio!!

 

 





sorry, mr president.. my eyes couldn’t handle it

8 04 2008

tepat sebelum gw menulis postingan ini, gw mendengar sebuah berita yang memalukan tapi sekaligus melegakan hati,, kali ini gw berbicara untuk kesekian kalinya, mengkritik wakil rakyat yang untuk kesekian kalinya lagi, mengecewakan, bukan cuma rakyatnya, tapi juga sang presiden..

rapat yang dihadiri puluhan bahkan ratusan wakil rakyat itu berakhir menegangkan setelah presiden dengan tegas menegur para wakil rakyat yang TIDUR dalam mendengarkan pidato sang presiden.. sang presiden menyuruh mereka yang tidur untuk keluar dan meluapkan kekesalannya di depan forum resmi kenegaraan tersebut..

sang presiden membuat semua hadirin tersebut merenung, untuk malu dengan rakyatnya,, mereka dipilih secara langsung oleh rakyatnya tapi justru terlihat mengabaikan rakyatnya.. sang presiden mengatakan bahwa kita sebagai pemimpin sangat berdosa, dengan raut muka yang penuh amarah,,

gw sangat mengerti perasaan presiden saat itu, bagaimana beliau merasa tidak dihargai oleh beberapa orang tak bermoral di forum itu.. jangankan sang presiden, bahkan gw aja yang cuma mahasiswa kesel banget jika presentasi di depan, tiba2 ada aja peserta yang bisa2 tidur, sial..!!

jadi ya begitulah potret sebagian besar pemimpin dan wakil rakyat kita,, di sidang paripurna DPR pun sama saja, gw kecewa begitu melihat sidang paripurna DPR dengan ruang sidang hanya diisi kurang dari setengah jumlah anggota,, rasanya apa yang salah dari rakyat ini, mereka sudah mempercayakan kepada mereka yang penuh dengan janji janji, tapi yang didapatkan oleh rakyat ini justru sebaliknya, nyaris tidak ada..

melegakan di satu sisi, sang presiden menangkap basah wakil rakyat yang nakal dan tak tahu malu tersebut.. semoga di masa depan, ini dapat dijadikan pelajaran bagi wakil wakil rakyat yang lain untuk tidak melakukan kebodohan serupa, setidaknya tidak tidur jika sang presiden sedang berpidato.. tolol!

ah, jika gw melihat sebagian besar pemimpin seperti itu, ingin rasanya menggantikan mereka langsung sekarang juga di kursi wakil rakyat,,

ini cuma sebagian kecil kesalahan para wakil rakyat atau jika pantas disebut pemimpin kepada rakyatnya, bahkan kepada sang presiden yang keduanya mempercayakan kepada mereka,, semoga saja, mereka sadar apa yang dilakukan dan berubah..

 

 

 





meeting someone in the past, it’s obviously getting on nerves

26 03 2008

mungkin beberapa orang pernah mengalami kejadian yang sama dengan gw,, ya, di suatu waktu dalam hidup, tiba2 lo teringat dengan sesuatu di masa lalu, sebuah serpihan hidup yang terlupa, dan pada akhirnya lo ingin mencari tahu serpihan itu dengan rasa penasaran yang ada..

beberapa waktu lalu, tiba2 saja gw teringat dengan salah satu temen smp gw,, she’s simply easy to be admired, dengan pembawaanya yang ceria dan kalem, susah sepertinya untuk melupakan.. haha, singkat cerita, gw mencoba untuk menemukan dia, ya dengan cara apa lagi, tentu saja dengan bertanya dengan yang serba tahu, prof google..

sayangnya, nama dia hanya ada di 2 list teratas, tapi itu sedikit melegakan rasa penasaran ini, hehe,, nama dia tercantum di salah satu orkestra yang ada di FS,, hmm sayang sekali karena emang ga ada informasi tentang dia sama sekali, hanya nama..

hmmm, di orkestra itu, dia menjadi pemain cello, dari testimoni yang gw baca, she’s one of the best.. rasa penasaran itu semakin mengganggu, aneh, tapi cukup menyenangkan, ahaha,, akhirnya gw memutuskan untuk mengirim email ke alamat orkestra itu, ya untuk apa lagi selain menanyakan email dia..

email balasan itu pun datang,, karena agak sedikit ragu2 untuk mengirim email langsung, jadi gw hanya meng-add dia di Y!M,, dan setelah sebulan berlalu, tidak ada balasan sama sekali, dan gw pun udah mulai melupakan rasa penasaran itu, ah ya sudah lah, toh itu kan cuma keinginan sesaat..

tanpa disangka, tiba2 saja, sore kemaren, ada seseorang yang mengirim pesan singkat di YM, entah siapa, id nya pun gw lupa,, tiba2 saja gw menyadari kalo itu dari dia,, dan obrolan pun mengalir satu sama lain, gw ga terlalu memperhatikan materi obrolan, tapi ingin mencari tahu seperti apa dia sekarang.. haha,

dia menyesal kenapa gw ga menghubunginya dari waktu liburan akhir / awal tahun lalu,, ya, dia sekarang sudah di perth,, agak sedikit tidak mungkin untuk merencanakan pertemuan dalam waktu dekat ini, hehe,, dia mengungkapkan keinginan untuk bertemu, mungkin juni ini, kuliahnya sedang libur, tapi dia ga yakin buat pulang bulan itu,, tak lama, dia mengakhiri obrolan ini, sedang sibuk sepertinya, ahaha

every living human is built from their past, and sometimes that the forgotten one wants us to remind some part when we were living, and we can’t simply stop it to come..

cheerrio! 





being in love is such an ordinary..

15 03 2008

sepertinya jika ada orang-orang yang terlalu melebihkan makna jatuh cinta, mereka perlu belajar dari sebuah lirik lagu sederhana tapi menyentuh dari sebuah “onordinary” band, efek rumah kaca.. salah satu band jenius yang bisa dibanggakan dari negeri ini..

 

dengan lirik-lirik bertemakan sosial dan realita, band ini mampu menyampaikan sebuah makna mendalam dari setiap lagu yang diciptakannya..

dan untuk lagu yang satu ini, benar-benar  akan membuat anda berlega hati tapi di sisi lain mempertanyakan diri tentang memaknai cinta terlalu tinggi, ah entah lah, saya bukan lah pakar untuk istilah yang satu ini..

  

 

EFEK RUMAH KACA - Jatuh Cinta Itu Biasa Saja 

 

kita berdua hanya berpegangan tangan

tak perlu berpelukan

kita berdua hanya saling bercerita

tak perlu memuji

 

kita berdua tak pernah ucapkan maaf

tapi saling mengerti

kita berdua tak hanya menjalani cinta

tapi menghidupi

 

ketika rindu menggebu gebu

kita menunggu

jatuh cinta itu biasa saja

 

saat cemburu kian membelenggu

cepat mengeluh

jatuh cinta itu biasa saja

 

jika jatuh cinta itu buta

berdua kita akan tersesat 

saling mencari di dalam gelap

kedua mata kita gelap

lalu hati kita gelap

hati kita gelap

 

kita jatuh cinta

itu biasa saja

kita jatuh cinta

itu biasa saja 

 

 

is it really ordinary? only you can answer, right?

 

cherrio.. 





dying then die because of poverty, it’s really heartbreaking..

3 03 2008

jika saya boleh mengatakan sebuah penyakit kronik yang menyerang hampir seluruh rakyat bangsa ini, maka saya akan terpikir tentang miskinnya kepedulian sosial,, sepertinya kita ini hanya hidup untuk kita sendiri, orang lain ya masa bodo, oportunis, egoistis, yang penting diri ini senang,,

ada alasan mengapa saya menyimpulkan hal ini,, ada sebuah kisah nyata dan miris, sampai2 saya berharap bahwa kejadian itu hanya mimpi,, seorang ibu hamil 7 bulan dan anaknya yang berumur 5 tahun meninggal dunia karena KELAPARAN.. oh, sungguh, saya sempat tak bisa berkata-kata saat mendengar itu di berita, hanya istighfar dalam hati yang sanggup dilantunkan..

mengapa ini bisa terjadi, tanyakan hal itu dengan para tetangganya, kepala RT-nya, bahkan gubernurnya sekalipun,, kalo memang kejadian ini bisa diibaratkan, maka mereka bagaikan tikus yang mati dalam lumbung padi,, sungguh seperti tidak ada jalan lain selain menunggu ajal ketika fisik tak sanggup lagi menahan tak makan selama 3 hari..

poverty, never ending problem

kejadian itu terjadi di makassar, kota dimana selalu saja jadi pusat pemberitaan nasional selama beberapa waktu terakhir ini,, entah kenapa, tapi tanpa bermaksud menyinggung siapa pun, saya juga tidak tahu apa yang salah sebenarnya dengan kota ini,, mulai dari pilkada yang tak berujung, mahasiswa yang berlaku anarkis seakan2 tidak memiliki sedikit pun edukasi, dan yang terakhir meninggalnya sepasang ibu dan anak ini..

mungkin sudah terlalu banyak masalah di negeri ini sampai2 para pemimpin, mulai dari pusat sampai ke tingkat terendah sekalipun sibuk dengan urusan ini itu tanpa memikirkan kondisi rakyatnya,, sungguh ironis di negeri yang terkenal ramah dan peduli tapi tak tahu kalau tetangganya sedang kelaparan..

ah, sudahlah,, ini memang hanya satu dari seribu penyakit yang menyerang negeri ini.. harus ada perbaikan dan perubahan,, kalau memang negara ini bisa diubah dan mau berubah menjadi lebih baik, maka kemiskinan dan kesengsaraan rakyat hanya akan menjadi cerita lalu,, tapi jika perubahan itu hanya sebuah wacana, saya yakin, sampai dunia ini berakhir pun, rakyat negeri ini masih menderita..

for better indonesia!