tahun 2008 yang telah dilewati harus diakui menyimpan banyak kenangan yang di satu sisi, sangat menyenangkan dan di sisi lain, membuat depresi. saya pun menerimanya dengan lapang dada -atau bahasa jawanya ‘legowo’- apapun yang terjadi tahun ini. toh, saya masih bisa duduk di depan dia untuk kemudian menulis sekarang sambil tersenyum, tak ada perasaan menyesal. saya harap selanjutnya juga begitu.
simpanan cerita ini semakin bertambah, banyak lembaran yang telah ditulis, dirobek dan dibuang, dan tinta untuk menulisnya pun berkurang seiring bertambahnya banyak tahun yang saya lalui. saya pun enggan untuk berhenti menulis kisah hidup ini. biarkan saja tintanya habis agar tidak lagi ada yang ditutupi dan tidak ada sesal di kemudian hari.
banyak hal yang telah saya lalui di tahun sebelum ini. terlalu banyak hingga saya sendiri tidak yakin dapat menuliskannya semua dalam tulisan saya kali ini.
dimulai dari umur yang beranjak kepala 2 pada bulan januari. tentunya nilai yang terkandung dalam penambahan umur bukan hanya sekedar perayaan. dengan umur yang bertambah, apalagi dengan usia yang telah melewati dua dekade, harapan untuk menjadi lebih dewasa dan lebih baik di segala sisi pun ditasbihkan. saya tak berharap banyak. saya pun tidak bisa sepenuhnya menilai diri sendiri selama setahun belakangan ini. akan tetapi, seiring berjalannya waktu, hidup mengajarkan saya banyak hal tentang nilai-nilai semangat, pencapaian diri, mimpi, kepercayaan diri, cinta, dan banyak hal lain. saya yakin dalam tingkatan tertentu, saya lebih baik.
saya tak terlalu mengingat kejadian pada bulan-bulan tertentu. di tahun ini, saya pertama kali mendapatkan seseorang spesial. banyak pelajaran yang saya ambil dalam pengalaman ini. kesempatan pertama selalu berkesan dan memiliki tempat tersendiri dalam ingatan. walaupun tak berlangsung lama, saya dapat mengakui bahwa kesempatan ini adalah sesuatu yang mahal dan tak dapat dibeli begitu saja. tak perlu terlalu banyak dibahas, biar saya dan dia saja yang tahu.
tahun ini, saya juga merasakan pengalaman bekerja untuk pertama kali. tidak ada yang spesial dalam hal ini, hanya sebatas kewajiban dan tanggung jawab. tak lebih.
saya berkesempatan traveling untuk kesekian kali pada bulan agustus. kali ini dengan tim yang lebih besar dan rute yang lebih panjang. rute yang ditempuh cukup melelahkan. jakarta-solo-jogja-malang-surabaya ditempuh dalam waktu 10 hari saja. saya tak mampu menjelaskan panjang lebar. it’s simply memorable! tidak sabar untuk kembali merasakan kesempatan lain dengan tim yang berbeda pula.
mukrab terakhir angkatan pun sangat berkesan. saya tak ingin melewatkan ini begitu saja tanpa sesuatu yang dapat diingat di kemudian hari. untuk itu, saya pun totalitas dalam memainkan ‘peran pembantu’ yang hanya beberapa detik. pada akhirnya, saya -merasa- berhasil memainkan peran tersebut dan menjadi ingatan bagi sebagian orang. secara keseluruhan, saya bangga menjadi bagian dari sebuah angkatan yang luar biasa dan mampu memberikan sesuatu untuk itu.
banyak sekali konser berkesan yang saya datangi tahun ini. saya sungguh beruntung dapat menyaksikan launching album WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY dengan duduk di sofa empuk tepat di depan panggung. begitupula dengan konser ports of lima, saya kembali berkesempatan menonton SORE di barisan terdepan dengan segelas fruit punch. sungguh pengalaman yang tak terbayar menonton konser salah satu band terbaik di negeri ini.
last but not least, saya telah melewati tahapan pertama dalam tugas akhir dan bersyukur bahwa semuanya berjalan dengan baik. masih ada tiga tahapan selanjutnya dan jalan pun masih panjang untuk diretas.
——
tahun yang akan dilewati masih akan menjadi misteri. harapan-harapa telah dikatakan dalam hati. saya pun mendedikasikan diri untuk menjawab semua harapan-harapan itu agar kelak tidak mati dan berujung penyesalan.
saya berharap dapat menyelesaikan studi tahun ini. tahun ini penting bagi keluarga saya karena tahun inilah tahun kelulusan keluarga. ibu akan lulus dari studi S2-nya, kakak akan diwisuda dan disumpah dokter, dan adik pun tak ketinggalan, akan lulus dari SMA. saya sendiri memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa jangan sampai tidak melengkapinya dengan kelulusan. semoga semua berjalan sesuai rencana. AMIN.
saya tidak terlalu banyak berharap tahun ini. tidak adanya salahnya menunggu kejutan-kejutan dari sang Maha Pemberi.
menurut saya doa, optimisme, keyakinan diri, dan pikiran positif merupakan bekal yang cukup untuk mengarungi 361 hari ke depan.
-kita hanya diberikan kesempatan sekali untuk hidup, maka jadikanlah hidup ini sangat bernilai tidak hanya bagi diri, tapi juga untuk orang lain-
January 5, 2009 at 1:30 pm
assa.
aih2, melo btul bay. smangat boi!
tp doain temen2 yg laen jg donk biar smua lancar en lulus cepet jg amin
wass.
January 6, 2009 at 4:58 am
ciihiiiy.. tahun kelulusan keluarga :p
semangat bay!!
January 8, 2009 at 2:55 pm
wow…tulisan yang bagus sekali…Luar Biasa Prima. Seperti nama pemilik blog ini, Bayu Adi Persada…
Bayu=udara…Adi=utama…Persada=bumi/alam semesta, kalau digabung bisa berarti Bumi/Alam Semesta yang belum tercemar, oleh karena itu masih memiliki Udara Utama alias hawa udaranya masih segar dan menyehatkan…
semoga mas Bayu bisa menyegarkan dan menyehatkan pikiran banyak orang dengan tulisan-tulisan yang motivatif dan inspiratif.
Salam Sukses dan Berkah dari Surabaya,
Wuryanano
January 11, 2009 at 12:56 am
its been always nice to read ur writting. I wish u a very great year. Gud luck:>