dipaksa mati

ketika amarah tak kunjung padam
yang tersisa hanyalah kejam
tak ada yang sanggup meredam
hari esok pun menjadi kelam

anak kami tinggal sejarah
keluarga kami tercabik resah
mereka anggap ini lumrah
untuk sesuatu yang salah arah

jantung kami berdetak kritis
darah kami tercium amis
dalam surau bercermin miris
sudah tak guna kami menangis

rumah kami kubur kami

kami tak kenal lagi kata aman
peluru terlihat berjalan pelan
ketika manusia lupa akan peran
habis sudah semua perasaan

kami tahu hidup ini tak abadi
tapi kami terus dipaksa mati
di tengah-tengah bara api
hingga tak kuat menahan peri

*rangkaian kata ini terinspirasi dari agresi zionis ke ranah palestina yang terus membabi buta tanpa mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan. belum ada tanda-tanda akan berakhir. dengan harapan yang semakin menipis, tangan Tuhan-lah yang akan berperan.